Antichrist (film) - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sejak penayangan perdana di Festival Film Cannes, Antichrist memicu reaksi keras dari penonton dan kritikus karena beberapa alasan utama:

Sang suami, yang merupakan seorang psikoterapis, memutuskan untuk merawat istrinya sendiri. Mereka pun pergi ke sebuah pondok terpencil di tengah hutan bernama untuk melakukan terapi paparan agar sang istri bisa menghadapi ketakutannya terhadap alam. Namun, alih-alih sembuh, situasi di sana justru berubah menjadi teror mengerikan di mana alam seolah menjadi manifestasi dari "Gereja Setan" dan kekerasan brutal pun tak terhindarkan. Mengapa Antichrist Begitu Kontroversial?